puyeng puyeng lagi ckckckckck
sekarang mari kita bahas tentang identifier-private,public,protected(c#,java,c++)
kita kupas permasalahannya
Secara definisi, modifier adalah batasan dan cara mengakses suatu property dan/atau fungsi dari sebuah class. Dengan access modifier inilah salah satu tujuan belajar OOP dapat dicapai yaitu enkapsulasi data. Enkapsulasi data merupakan cara melindungi attribute/fungsi tertentu dari sebuah class agar tidak sembarang diakses dan dimodifikasi di suatu bagian program sehingga validitas data bisa terjaga.
Sebagai contoh, fungsi brake() pada motor bisa dilakukan oleh manusia yang mengendarainya namun bisa terdapat fungsi lain misalnya lampu belakang yang menyala otomatis bila brake() dijalankan. Dalam fungsi, jenis akses ini dikenal sebagai modifier. Modifier yang umum dikenal ada tiga yaitu public, protected, dan private.
Modifier public menandakan bahwa fungsi dapat diakses dari object lain.
Protected menandakan bahwa fungsi dapat diakses oleh object lain dalam satu keturunan (inheritance).
private menandakan bahwa fungsi hanya dapat diakses oleh object yang bersangkutan saja.
Adanya tanda () pada fungsi menandakan bahwa sebuah fungsi dapat menerima arguments yang berjumlah dari nol sampai dengan sesuai kebutuhan. Arguments pada fungsi merepresentasikan input atau masukan yang akan diproses dalam fungsi. Contoh nyata bentuk argument untuk fungsi mengerem pada motor adalah besarnya tekanan kaki pada pedal rem.
Perbedaan public, private, protected, dan tanpa penentu akses pada metode :
private : Hanya dapat diakses pada metode2 dalam kelas yang sama.
protected : Metode dapat diakses pada kelas sendiri dan pada subkelasnya.
Tanpa Penentu akses : Metode hanya dapat diakses oleh metode dalam kelas itu sendiri ataupun metode pada kelas lain yang terletak pada package yang sama
selain itu ada yang perlu diperhatikan dalam penulisan dalam penamaan identifire, berikut ini adalah hal-hal yang harus di perhatikan dalam penulisan identifire:
1.Membedakan huruf besar dan huruf kecil (case sensitive).
2.Nama identifier bisa terdiri dari satu atau beberapa karakter yang terdiri dari angka (0 – 9), huruf (A – Z, a – z), dollar ($), garis-bawah/underscore(_).
3. Penamaan identifier harus dimulai dengan huruf, underscore(_), atau karakter dollar ($). Tidak boleh dimulai dengan angka.
Simbol-simbol operator seperti (*), (+), (/), (-) tidak boleh digunakan.
4. Dalam penamaan identifier tidak boleh menggunakan spasi.
5. Tidak diperbolehkan menggunakan Kata-kata keyword dalam bahasa pemrograman (misalnya: public, class, static, dsb).
6. Panjang nama identifier tidak dibatasi.
contoh dalam c#
string nama; int angka; bool jenis_kel; class penjumlahan; private total()
contoh dalam java
package testclass; import java.util.Scanner; class penjumlahan; int angka; private total()
contoh pada c++
#include <iostream>
#include <cstdlib>
using namespace std;
int main()
{
int x;
char teks[5];
cout <<"masukkan bilangan bulat :";
cin>>x;
cout <<"masukkan teks :";
cin>>teks;
system("pause");
return 0;
}